4_Shared

Ikon

Jangan berpikir apa yang akan kamu dapatkan dari Islam tapi berpikirlah apa yang akan kamu berikan untuk Islam

Manuela-Mirela: Aku Mencintai Muhammad Saw Tanpa Harus Kehilangan Yesus

Manuela-Mirela Tanasecu, perempuan asal Bucharest, Rumania ini terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga yang menganut agama Kristen Ortodoks. Meski tidak terlalu relijius, keluarga Mirela percaya akan adanya Tuhan. Mirela mulai mengenal Islam dari seorang da’i asal Tepi Barat, Palestina, Walid Sulaiman yang kemudian menjadi suaminya.

Tapi sebelumnya, ia sudah tertarik dengan Islam setelah berkunjung ke sejumlah negeri Muslim seperti Yordania, Suriah, Iran, Pakistan, Malaysia dan Indonesia. Setelah menikah dengan Walid pada tahun 1991 di Bucharest, Mirela memutuskan menjadi muslimah. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat di Iran, saat melakukan kunjungan ke negara itu.

Mirela tertarik dengan Islam karena menurutnya doktrin-doktrin dalam Islam sangat jelas dibandingkan doktrin-doktrin dalam ajaran agama Kristen. Sebagai contoh, doktrin Trinitas yang dinilainya samar-samar, membingungkan dan sulit dipahami. “Doktrin semacam itu tidak ada dalam Islam yang mengajarkan monoteisme absolut,” kata Mirela.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam, Kisah-kisah

“Pengalaman Hidup Yang Pahit, Betul-Betul Membuat Saya Belajar …”

Viviana Espin, perempuan berusia 21 tahun asal Ekuador mengalami masa kanak-kanak yang berat. Keluarganya tidak bisa dibilang harmonis. Kesulitan ekonomi, ayah yang berperangai kasar dan ibu yang selalu menuruti saja apa kehendak suaminya, mempengaruhi perkembangan mental Espin dan saudara lelakinya.

Tapi berkat bimbingan ibunya yang mengajarkan banyak hal, Espin tumbuh menjadi anak yang cerdas dan sudah mulai sekolah pada usia 4 tahun di sebuah sekolah Katolik. Ibu mengirimnya ke sekolah itu karena mengingkan Espin menjadi anak yang taat pada ajaran agamanya, percaya pada Tuhan selain mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang baik. Ibunya selalu membanggakan di mana Espin sekolah di depan teman-temannya.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam, Kisah-kisah

Perlakuan Negara Khilafah Terhadap Non Muslim

Masih banyak orang yang menganggap bahwa penerapan hukum Islam atas non-Muslim hanya berujung pada kerusuhan, pertumpahan darah, dan perpecahan. Ada ketakutan di kalangan non-Muslim, seolah-olah hidup di bawah naungan hukum Islam akan menjadi awal kehancuran kehidupan mereka. Di Dunia Islam, ketakutan ini dimanfaatkan untuk menjustifikasi diambilnya langkah-langkah keras untuk menangani aktivis Muslim yang menyerukan penerapan hukum syariat dengan menegakkan Negara Khilafah.

Negara-negara Barat imperialis, bersama-sama dengan media dan para penguasa di Dunia Islam yang menjadi antek-antek mereka, dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap para pengemban dakwah, memanfaatkan isu-isu seperti penerapan hukum syariat untuk mengolok-olok dan menyerang gagasan penerapan Islam. Mereka masih khawatir jika hukum syariat Islam diterapkan secara benar, hal ini akan melahirkan negara yang keadidayaannya tidak pernah tersaingi oleh negara manapun. Bersatunya begitu banyak orang, dengan latar belakang yang sangat beragam tidak pernah terjadi kecuali di era Khilafah.
Baca entri selengkapnya »

Filed under: al-Islam, Dunia Islam,

Jejak Khilafah dan Syariah di Indonesia

Tidak banyak kaum Muslim, khususnya di Indonesia, yang tahu bahwa pada bulan Maret ini, 83 tahun lalu menurut hitungan Masehi dan 86 tahun menurut hitungan Hijriah, tepatnya tanggal 3 Maret 1924, Khilafah Islam yang berkedudukan di Turki diruntuhkan oleh kekuatan penjajah Inggris melalui kaki tangannya, Mustafa Kemal Attaturk. Sepantasnya kaum Muslim prihatin-sebagaimana jutaan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang sedih luar biasa saat itu-menyaksikan institusi politik Islam global itu diruntuhkan.

Ya, kita pantas prihatin dan bersedih karena:

Pertama, Khilafah adalah institusi politik yang telah di-nubuwwah-kan oleh Rasul saw. sejak 14 abad yang lalu:.

Dulu Bani Israil selalu dipimpin dan dipelihara urusannya oleh para nabi. Setiap nabi meninggal, nabi lain menggantikannya. Sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku. Akan tetapi, nanti akan ada banyak khalifah. (HR al-Bukhari dan Muslim).
Baca entri selengkapnya »

Filed under: al-Islam, Dunia Islam, ,

Sebuah eMail tentang Rumah Tuhan

Oleh Sabrul Jamil

Sebuah e-mail tiba di PC saya. Isinya tentang pengalaman seorang pekerja asing. Ceritanya, pekerja asing itu tiba untuk pertama kalinya di salah satu perkantoran megah di kawasan Jakarta. Usai memarkirkan mobilnya di basement, ia melihat sekelompok orang, laki dan perempuan, tengah melakukan suatu kegiatan yang aneh di matanya, di salah satu ruangan di basement tersebut. Ruang tersebut kecil dan pengap, dengan tembok rendah mengelilinginya.

Sesampainya di atas, orang asing ini bertanya tentang apa yang dilihatnya barusan. Orang Indonesia yang kebetulan muslim menjelaskan bahwa orang-orang di basement tersebut sedang sholat, menyembah Allah, Tuhan umat Islam. Sholat adalah kewajiban yang dilaksanakan sehari lima kali. Dengan takjub orang asing itu menjawab, betapa rendahnya apresiasi umat Islam terhadap Tuhan mereka.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam, Kisah-kisah, , ,

Salah Paham Tentang Salafi

At Tauhid edisi V/18

Oleh: Yulian Purnama

Pepatah lama mengatakan, “Tak kenal maka tak sayang”. Demikianlah, kadang seorang membenci sesuatu, padahal ia tidak mengenal apa yang ia benci itu. Bisa jadi bila ia mengenalnya, bukan benci namun cinta yang diberikan. Demikianlah yang terjadi pada dakwah Salafiyah atau disebut juga Salafi. Banyak orang bergunjing tentang Salafi, padahal ia tidak mengenal bagaimana sebenarnya Salafi atau dakwah salaf itu. Hasilnya, timbullah tuduhan dan anggapan-anggapan buruk yang keji. Bahkan sampai ada yang menuduh bahwa Salafi adalah aliran sesat! Sungguh Allah-lah tempat memohon pertolongan.

Kenalilah Istilah Salafi

Salaf secara bahasa arab artinya ‘setiap amalan shalih yang telah lalu; segala sesuatu yang terdahulu; setiap orang yang telah mendahuluimu, yaitu nenek moyang atau kerabat’ (Lihat Qomus Al Muhith, Fairuz Abadi). Secara istilah, yang dimaksud salaf adalah 3 generasi awal umat Islam yang merupakan generasi terbaik, seperti yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, “Sebaik-baik umat adalah generasiku, kemudian sesudahnya, kemudian sesudahnya” (HR. Bukhari-Muslim)

Baca entri selengkapnya »

Filed under: al-Islam,

Teori Konspirasi dan Intelijen

Saya yakin, tidak ada orang di dunia ini yang sungguh-sungguh faqih tentang kedua hal itu, karena ada kalimat jika “Konspirasi yang baik adalah yang tidak ketahuan”. Konspirasi adalah sesuatu yang bisa kita rasakan, namun untuk membuktikannya teramat sulit. Nah, jika ada konspirasi yang “ketahuan” atau bisa ditelusuri, maka itu pastilah konspirasi yang tidak baik dan tidak sempurna.

Salah satu kasus konspirasi yang sangat buruk yang masih diingat kuat oleh jutaan orang di dunia adalah kasus rubuhnya menara kembar WTC di New York, 11 September 2001. Apa yang dikatakan Bush Cabal ke seluruh dunia, sebagai legitimasi invasi AS ke Afghanistan dan Irak dan juga merekonstruksi ulang pengaruhnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bahwa Usamah bin Laden dengan Al-Qaidahnya yang mendalangi serangan pesawat itu sungguh-sungguh menggelikan karena terdapat ribuan bukti ilmiah—sekali lagi, ribuan bukti ilmiah—yang membantah hal tersebut. Seluruh bukti-bukti ilmiah menunjukkan jika tragedi WTC atau 9-11 tersebut adalah pekerjaan orang dalam (Inside Job).
Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam, ,

Tanggapan Pengawasan Dakwah

Bagaimana tanggapan Bung soal pengawasan aktivitas dakwah yang dilakukan POLRI, apakah ada konspirasi dibalik hal tersebut. syukkron

wassalamu ‘alaikum

Zhee

Jawaban

Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara Zhee yang dirahmati Allah Swt, jujur saja, tatkala mendengar Polri akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas dakwah (terutama mungkin khutbah) yang dilakukan para dai di bulan Ramadhan ini, saya hanya tertawa dan merasa nelangsa. Lagi-lagi aparat negeri ini mementaskan drama yang tidak lucu, setelah sebelumnya mementaskan lakon “Penyerbuan Temanggung” yang sama sekali tidak spektakuler, bahkan saya yakin membuat banyak orang, termasuk para anggota pasukan elit yang ada di TNI, tersenyum-senyum sendirian.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam,

Mengapa Harus Mengawasi Dakwah?

Di bulan Ramadhan ini, Umat Islam mendapatkan ‘hadiah’ dari polisi, hadiahnya berupa ‘diawasi’. Mengapa kegiatan dakwah harus diawasi? Adakah kegiatan para da’i di masjid-masjid, mushola-mushola, dan majelis taklim sudah menjadi ancaman terhadap negara? Apakah nilia-nilai Islam yang disampaikan oleh para da’i, mubaligh, dan kathib, sudah ada indikasi akan menimbulkan instabilitas dan bahaya yang sifatnya laten bagi negara?

Hal ini bersamaan dengan pernyataan Mabes Polri, 21 Agustus lalu, yang memerintahkan polisi di daerah meningkatkan upaya pencegahan terorisme, antara lain dengan mengawasi ceramah-ceramah keagamaan dan kegiatan dakwah. Jika dalam materi dakwah ditemukan ajakan bersifat provokatif dan melanggar hukum, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Nanan Soekarna, mengatakan aparat akan mengambil langkah tegas.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam,

Pancasila, Piagam Jakarta, dan Gentlemen’s Agreement Pendiri Indonesia

Piagam Jakarta sebenarnya merupakan gentlemen’s agreement dari bangsa ini. Sayang, kalau generasi selanjutnya justru mengingkari sejarah.”

(Kasman Singodimedjo).

Membincangkan Pancasila sesungguhnya harus selalu dilakukan untuk semakin sering me-refresh kembali kesadaran dalam konteks berbangsa dan bernegara. Kesadaran ini sangat penting untuk mengingat dan menyadari kembali tujuan bersama membangun “Indonesia” yang disepakati berdiri sejak 17 Agustus 1945 lalu. Seringkali, keberadaan Indonesia ini dianggap sebagai sesuatu yang teken for granted, ada dengan sendirinya, tanpa sejarah, tanpa kesepakatan, dan akhirnya dianggap selalu akan ada. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Salah satu yang menjadi bagian dari sejarah bangsa ini yang cukup fundamental adalah “Pancasila”. Pancasila yang berarti “lima sila” ini telah disepakati bersama sebagai falsafah dan bangsa dasar bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Kesepakatan ini adalah sebuah fakta sejarah bahwa bangsa dan negara ini lahir dari suatu kesadaran dari semua elemen bangsa untuk hidup bersama membangun negara dan bangsa secara bersama-sama. Lantas kesepakatan itu dituangkan dalam dokumen-dokumen kesepakatan resmi yang salah satunya melahirkan Pancasila.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Dunia Islam, , ,

Kategori

--------------------------------------------------------------------------------------

Syukron

Anda telah mengunjungi blog sederhana, saya hanya baru belajar mengenai blog. Mudah-mudahan apa yang saya posting bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf jika dalam postingan terdapat kesalahan karena saya manusia biasa yang sering khilaf.
--------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------

Kalender Posting

Desember 2016
S S R K J S M
« Des    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Lokasi Pengunjung

Locations of visitors to this page ---------------------------------------------------------------
Masukkan Code ini K1-6Y5EA7-7
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com --------------------------------------------------------------- Counter Powered by  RedCounter